Lewati ke konten
Situs informasi independen dan bukan situs resmi pemerintah.

Kasus ISPA di Lahat Tembus 16 Ribu, Dinkes Ingatkan Warga Lindungi Diri dari Asap Karhutla

LAHAT – Dinas Kesehatan Kabupaten Lahat mengingatkan masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap dampak asap kebakaran hutan dan lahan (karhutla). Imbauan tersebut menjadi perhatian karena gangguan saluran pernapasan dapat meningkat ketika kualitas udara memburuk.

Berdasarkan data yang diberitakan hingga Agustus, jumlah kasus Infeksi Saluran Pernapasan Akut (ISPA) di Kabupaten Lahat telah menembus angka 16 ribu kasus. Kondisi tersebut membuat pencegahan gangguan pernapasan menjadi perhatian penting bagi masyarakat.

Selain itu, musim kemarau dapat meningkatkan risiko munculnya kebakaran hutan dan lahan. Asap yang dihasilkan mengandung partikel halus yang dapat mengganggu sistem pernapasan apabila terhirup dalam jumlah tinggi atau dalam waktu lama.

Dinas Kesehatan Lahat pun meminta masyarakat mengurangi paparan asap. Oleh karena itu, warga dianjurkan menggunakan masker ketika berada di luar rumah, terutama saat udara mulai dipenuhi asap atau kualitas udara menurun.

Kelompok rentan perlu mendapatkan perhatian lebih. Anak-anak, lansia, ibu hamil, serta masyarakat yang memiliki gangguan pernapasan berisiko mengalami dampak lebih serius. Sementara itu, aktivitas di luar ruangan sebaiknya dikurangi ketika kondisi udara tidak sehat.

Masyarakat juga perlu menjaga kondisi tubuh selama menghadapi ancaman asap karhutla. Selain mencukupi kebutuhan air putih, warga dianjurkan mengonsumsi makanan bergizi dan menjaga kebersihan lingkungan.

Gejala gangguan pernapasan juga tidak boleh diabaikan. Batuk, pilek, sakit tenggorokan, sesak napas, dan rasa tidak nyaman pada saluran pernapasan perlu diperhatikan. Jika keluhan semakin berat, masyarakat sebaiknya segera mendatangi Puskesmas atau fasilitas kesehatan terdekat.

Dengan demikian, pencegahan menjadi langkah penting untuk mengurangi risiko gangguan kesehatan akibat asap karhutla. Kewaspadaan masyarakat diharapkan dapat membantu menekan dampak buruk polusi udara terhadap kesehatan warga Kabupaten Lahat.

Disclaimer kesehatan: Informasi pada situs ini bersifat edukatif dan tidak menggantikan pemeriksaan, diagnosis, atau saran langsung dari tenaga kesehatan.