Lewati ke konten
Situs informasi independen dan bukan situs resmi pemerintah.

Balai POM Lubuk Linggau Perkuat Desa Pangan Aman, Lansia Dibekali Edukasi Pilih Produk Sehat

LUBUK LINGGAU – Balai POM di Lubuk Linggau terus memperkuat keamanan pangan bagi masyarakat Lubuk Linggau. Upaya tersebut dilakukan melalui pengawalan Gerakan Keamanan Pangan Desa atau GKPD.

Program itu juga dipadukan dengan kegiatan Komunikasi, Informasi, dan Edukasi (KIE) bagi kelompok lanjut usia. Kegiatan berlangsung di Kelurahan Marga Mulya, Kota Lubuk Linggau, pada Kamis, 20 Agustus 2026.

Melalui kegiatan tersebut, Balai POM mendorong masyarakat agar semakin cerdas dalam memilih pangan dan suplemen kesehatan.

Keamanan Pangan Jadi Perhatian

Keamanan pangan memiliki peran penting dalam menjaga kesehatan masyarakat. Karena itu, masyarakat perlu memahami cara memilih produk yang aman untuk dikonsumsi.

Balai POM memberikan edukasi untuk meningkatkan pengetahuan dan kesadaran masyarakat. Materi yang diberikan mencakup keamanan pangan dalam kehidupan sehari-hari.

Selain itu, masyarakat mendapat penjelasan mengenai penggunaan suplemen kesehatan.

Suplemen perlu digunakan secara tepat dan sesuai kebutuhan. Dengan demikian, masyarakat dapat memperoleh manfaat tanpa mengabaikan aspek keamanan.

Lansia Jadi Sasaran Edukasi

Kelompok lansia mendapat perhatian khusus dalam kegiatan tersebut.

Balai POM membekali peserta dengan informasi sederhana mengenai cara memilih produk. Edukasi ini penting agar lansia lebih berhati-hati sebelum mengonsumsi pangan maupun suplemen kesehatan.

Selain lansia, keluarga juga memiliki peran penting. Anggota keluarga dapat membantu memeriksa produk sebelum diberikan kepada orang tua.

Langkah sederhana tersebut dapat mengurangi risiko mengonsumsi produk yang tidak memenuhi ketentuan.

Masyarakat Diingatkan Terapkan Cek KLIK

Salah satu pesan utama dalam kegiatan tersebut adalah penerapan Cek KLIK.

Cek KLIK merupakan langkah untuk memeriksa Kemasan, Label, Izin Edar, dan Kedaluwarsa sebelum membeli atau menggunakan produk.

Pertama, konsumen perlu memastikan kemasan masih dalam kondisi baik.

Kemudian, konsumen harus membaca informasi pada label. Selanjutnya, masyarakat perlu memastikan produk memiliki izin edar dan belum melewati tanggal kedaluwarsa.

Kebiasaan tersebut dapat membantu masyarakat menjadi konsumen yang lebih cerdas.

Gerakan Keamanan Pangan Desa Terus Dikawal

Pengawalan GKPD merupakan bagian dari upaya pemberdayaan masyarakat di bidang keamanan pangan.

Balai POM di Lubuk Linggau juga menjalankan program keamanan pangan melalui pendekatan yang lebih luas. Program GERMAS SAPA, misalnya, mencakup GKPD, Pasar Pangan Aman Berbasis Komunitas, serta SAPA Sekolah.

Melalui program tersebut, masyarakat didorong untuk memahami cara memilih, mengolah, dan mengonsumsi pangan secara aman.

Pendampingan juga membantu pemerintah dan masyarakat mengenali kendala di lapangan.

Kolaborasi Dukung Budaya Pangan Aman

Program keamanan pangan membutuhkan keterlibatan banyak pihak.

Balai POM sebelumnya juga melakukan monitoring dan evaluasi untuk memperkuat koordinasi bersama pemerintah daerah dan pemangku kepentingan. Kolaborasi tersebut diarahkan untuk menjaga keberlanjutan program keamanan pangan.

Melalui edukasi yang konsisten, masyarakat diharapkan semakin sadar terhadap kualitas produk yang dikonsumsi.

Perhatian khusus kepada lansia juga menjadi langkah penting. Kelompok ini perlu mendapatkan informasi yang mudah dipahami mengenai pangan dan penggunaan suplemen.

Pada akhirnya, penerapan Cek KLIK dapat dimulai dari lingkungan keluarga. Kebiasaan memeriksa kemasan, label, izin edar, dan kedaluwarsa membantu masyarakat membuat pilihan yang lebih aman.

Disclaimer kesehatan: Informasi pada situs ini bersifat edukatif dan tidak menggantikan pemeriksaan, diagnosis, atau saran langsung dari tenaga kesehatan.